Traveling

Jos! Ada Lautan Sepeda di Sepeda Wisata Purbalingga Memikat,

5 Agustus 2018, Sepeda Wisata yang diselenggarakan oleh Owabong dan berhasil menarik perhatian masyarakat pecinta sepeda di Jawa Tengah. Bak lautan di jalan raya, sepeda dan juga manusia bercampur membuat merinding siapapun yang melihatnya. Berbagai tipe sepeda yang dikendarai mulai dari sepeda onthel, sepeda biasa, sepeda gunung, sepeda balap dan lain-lain. Mulai dari ban nya super besar sampai ban yang super langsing. Tua, muda semua ikut bersemangat mengikuti Sepeda Wisata ini.

Cah bagus melu gowes yaa..
Pasukan Orange akhirnya nongol juga

Sepeda wisata ini dilaksanakan untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 73. Selain itu rute yang dibuatpun untuk mengenalkan desa wisata pembuat Jamu Beji dan juga Cimplung Badeg.

Berbaur walaupun dari banyak daerah

Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah, Wonosobo, Pemalang, Purwokerto, Tasikmalaya, Pengandaran, sampai Surabaya. Banyak juga yang merupakan club daerah masing-masing, misalnya SOC Sobo Onthel Club, Komunitas Sepeda Ontel Jos Jetis Nusawungu, Wisanggeni, Sundul Langit dan lain-lain.

Siapa bilang hanya yang muda yang bisa berkarya?

Selain bermanfaat untuk kebugaran badan, suasana Purbalingga juga nilai plus tersendiri. Dingin – dingin gimana gitu, mendung syahdu. Sepeda wisata ini juga merupakan alternatif yang sangat bagus untuk bisa berkumpul dengan keluarga. Menikmati suasana asri Purbalingga.

Narsis dulu lah yaa

Bertemunya komunitas pecinta sepeda juga merupakan pemandangan yang indah. Saling menyapa walaupun tak mengenal satu sama lain, dan sesekali mereka membunyikan lonceng saat berpapasan dengan sesama pengguna sepeda.

Dyah Hayuning Pratiwi Plt Bupati Purbalingga

“Antusiasme masyarakat luar biasa akan Sepeda Wisata. Ini terbukti dari jumlah peserta yang sangat banyak. Bahkan dari luar Purbalingga, ada yang dari daerah Pantura, Surabaya, Jawa Barat dan dari Bali. ” ungkap Dyah Hayuning Pratiwi Plt Bupati Purbalingga sesaat setelah membuka Event Sepeda Wisata.

Ready boss que ..

Sepeda wisata terdiri dari dua track/jalur. Track pertama adalah track dengan jarak 10 km. Track ini sangat cocok untuk anak-anak dan pemula. Sedangkan untuk track kedua berjarak 40 km.

Tantangan yang diberikan untuk track kedua sangatlah menarik dan sangat memuaskan. Selai  bersepeda bersama-sama, mendorong sepeda berjamaah di tanjakan juga menjadi sebuah pemandangan yang tidak biasa. Tak jarang ada yang berhasil menanjak tanpa turun dari sepeda. Skill dan juga keahlian sangat dibutuhkan untuk menaklukan track kedua ini.

Pernah liat ini sebelumnya? saya saja kaget lihatnya ..

Pemandangan tak biasa lainnya adalah saat para goweser berhasil mencapai Situ Tirta Martha karena disana sepeda yang dikendarai mereka, harus mereka gendong dengan sangat hati-hati. Meskipun demikian semangat para goweser tetap membara sampai ke garis finish.

Pasukan Pink juga tak mau kalah, semangat sista!

Setelah acara selesai, sore harinya ada penampilan beberapa band dari Purbalingga dan juga ada bintang tamu spesial yaitu Steven Cocconutrize.

Acara Sepeda Wisata ini nantinya akan menjadi acara tahunan yang diselenggarakan oleh Owabong, dan dengan tracking yang berbeda dan pastinya akan lebih seru dari tahun sebelumnya. Jadi, para pecinta sepeda di Jawa Tengah khususnya dan di Indonesia pada umumnya siap siap pasang telinga ya!

Salah satu club yang saya kagumi karena sangat berempati kepada Si Mbah

 

 

 

Traveling

“Waw” Telaga Warna Dieng

Ini sisi lain dari Telaga Warna yang tak boleh kalian lewatkan. Telaga Warna saja sudah sangat indah kan, apalagi  kalian bisa melihat sisi lain telaga warna yang super indah.

Ini salah satunya..

Nah, untuk bisa menikmatinya kalian  berjuang dlu gaes.. Sama seperti saya lakukan kemaren waktu main di Telaga Warna. Berjalan dengan jarak yang lumayan jauh tapi dengan perasaan happy. bagaimana tidak happy, sembari berjalan saya terus bertemu dengan para pengunjung sekaligus kelucuan mereka. Ada yang sedang bersama keluarga, ibu-ibu sosialita, dan masih banyak lagi. Setelah beberapa ratus meter berjalan akhirnya saya menemukan jalan yang masih belum terlalu siap untuk dilewati. jalan setapak gitu si, dan jalan itu ternyata juga menjadi akses untuk sepeda motor para pekerja.

Let me free
spot favorite of that day

Ini salah satu tempat favorite saya selama berkeliling Telaga Warna. Tenang airnya, kombinasi yang hampir sempurna. Kalian bisa berfoto diatas perahu dan hanya membayar seikhlasnya saja.. bocorannya adalah perahu ini hanya diam ditempat. hehe jadi tidak bisa berlayar gitu..

Berjalan lebih dalam ke hutan ini bisa bikin kalian refresh. Alamnya masih asri, banyak bunga dan jalan nya juga ekstra menguras tenaga.

Disela sela penjelajahan, eh sebenernya iseng saja ingin berkeliling waktu itu. kami ( saya dan kameramen saya) tersesat. Kami sempat panik, karena banyak jalan bercabang yang membingungkan, tapi kami beruntung bertemu dengan pekerja dan kami bisa melanjutkan perjalanan. Kami juga menemukan beberapa trowongan buatan, terowongan ini terbuat dari tumbuhan- tumbuhan. Saat saya melewati ini, sedikit ngeri dan juga takut kalo kalo ada hewan masang badan di dalam trowongan.

Trowongan Waw

dan yang terakhir adalah padang ilalang yang super cantik dengan background pegunungan yang tak kalah cantik. Sungguh ciamik ciptaan Mu Tuhan, Masya Allah ..

Banyak ilalang

 

Traveling

Ini Dia Alasan Kenapa Harus Ke Pantai Menganti

 

 

Jangan ngaku pernah ke Kebumen kalau belum pernah berkunjung ke Pantai Menganti. Terletak di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen Jawa Tengah, pantai ini terkenal dengan deburan ombak yang menghantam karang dan suasana pantai yang berbeda dari pantai biasanya.

Sebagian kecil keindahan Pantai Menganti

Wajib jadi destinasi wisata jika kamu berkunjung ke Kabupaten kebumen. Kok bisa? Ini dia alasan kenapa ke pantai menganti sangat disarankan.
1. Pantai yang ditawarkan tidak hanya pantai yang menjorok ke daratan tetapi juga tebing tebing nan indah yang sudah disulap menjadi tempat super romantis.

2. Pemandangan pantai menganti ini juga mempunyai tempat tempat singgah yang cocok untuk bersantai ataupun bersantap bersama. Selain pemandangan yang benar benar seksi, sepoi sepoi angin juga menambah asiknya kebersamaan yang ada.

Gubuk gubuk kecil nan indah

3. Selain air laut yang benar benar memukau, hamparan pepohonan menambah suasana hati semakin sejuk dan kembali bersemangat. Sambil berkeliling menikmati pantai dan pepohonan, bisa juga sekalian olahraga. satu tempat dengan berbagai macam kelebihan ya!

berolah raga dengan view sekeren ini, siapa yang ga pengen!
Jaga jaga ya!

4. Sekalian menyegarkan otak, anda juga bisa membeli ikan segar tangkapan para nelayan yang baru kembali dari laut.

5. Bisa juga anda menangkap ikan dipinggir batu batu besar. Tenang, airnya dangkal kok. Sangat disarankan untuk menggunakan sepatu yang tidak licin dan juga pakaian yang nyaman.

6. Sangat mudah dijangkau, dan hanya berjarak 43 km dari Kota Kebumen.

Jembatan Merah

See ? Sensasi Pantai Menganti bakal membuat anda selalu terngiang ngiang. Untuk tiket masuknya cukup murah, hanya dengan Rp 10.000 rupiah, langsung bisa menikmati lukisan Tuhan yang super menakjubkan.
Untuk kendaraan anda bisa menggunakan sepeda motor ataupun mobil pribadi, dan pastikan kendaraan anda dalam kondisi baik. Ayook langsung masukin ke bucket listmu !

 

 

 

Traveling

Yuk Intip Curug Panyatan dari Puncak “Si Barat” !

Daerah pegunungan merupakan daerah yang selalu menjadi spot yang menarik untukku, bisa memuaskan diri memanjakan mata dengan hijaunya alam sekitar itu adalah point pentingnya sih..

Let see, kamu bakalan ngiler liat pemandangan dan suasana disana..

Pemandangan dari puncak Si Barat

Si Barat yang terletak di Dusun Bawahan Desa Gunung Wuled ini bisa menjadi salah satu destinasi yang bisa dikunjungi kalo kamu berada di Kecamatan Rembang (Kabupaten Purbalingga).  Wisata alamnya mantap benar loh!

Hanya dengan berjalan yang tak begitu jauh dari puncak, kamu bisa langsung tadabbur alam dan merasakan perasaan bahagia luar biasa. Sungguh!

Bersama itu lebih bahagia

Penat dengan suasana kota dan bisingnya kota, bisa  dicoba dengan stay dirumah-rumah penduduk dengan membayar 50-70 rb permalam nya (murahkan)..  Di pagi harinya, kalian akan merasakan sesuatu yang berbeda karena dapat merasakan berada diantara pegunungan yang sangat nyaman.

Pemandangan Dusun Bawahan dan Curug Panyatan dari Puncak “Si Barat”

Kemudian kalian bisa menikmati keindahan curug dan juga berendam air dingin. Jalan sebentar saja ke Curug Panyatan, berendam dan merilekskan pikiran.

Curug Panyatan

Oh iya, datanglah saat cuaca cerah ya, karena ada bonus yang menanti.. Yes, adanya pelangi di dekat Curug Panyatan.. Ini juga bisa menjadi salah satu edukasi untuk anak – anak untuk melihat dekat dengan pelangi.

Melihat ujung pelangi

Atau langsung tracking ke puncak Si Barat dengan jarak tempuh berjalan kaki sekitar 20 menit.
Oh iya, untuk tiket masuknya terbilang sangat murah .. Hanya mengeluarkan Rp 5.000 per orang bisa langsung masuk untuk menikmati Curug Panyatan dan Rp 5.000 per orang untuk tracking ke puncak Si Barat.

Untuk dapat mencapai Dusun Bawahan ini bisa dilalui dengan mobil, tapi paling seru si naik motor sambil menikmati alamnya yang super indah 🙂

Njuh dolan maring Purbalingga Lur [^^]

Suasana puncak “Si Barat”

 

Traveling

Curug Lawe, Mantap!

Curug/Grojogan saat ini banyak menjadi wisata yang hits di masyarakat. Selain keindahan alam sekitar yang indah, suara gemercik air juga merupakan hiburan langka. Kadang kala hanya sebagian orang yang bisa berhasil mencapai curug yang terletak didalam hutan, berjalan dengan waktu yang tak sedikit adalah hal yang banyak menjadi pertimbangan. Tapi percaya deh, cape yang dirasa bakal langsung ilang pas udah liat keindahan shower raksasa. Kaya ininih, Curug Lawe [^^]

Curug Lawe

Curug Lawe terletak di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Curug lawe tak jauh dari Alun-alun Ungaran, hanya berjarak sekitar 7 kilometer.

aselinya lebih waw loh,

Untuk bisa sampai ke Curug Lawe kita harus berjalan sekitar sejauh 3 kilometer dari area parkir. Enaknya perjalanan itu pagi hari, biar puas gitu mainnya disana. Jangan lupa bawa baju ganti ya, takutnya ga kuat liat air jernihkan.. Haha udah pasti nyebur dah tu, walaupun hanya nyebur kaki aja sih..

Maybe, my friend who come from Zimbabwe ( see.. dia aja nyebur )

Rasanya sejuk dan menenangkan. Hanya dengan Rp 4.000 @orang nya dan kamu bisa langsung gass ke dalam hutan. Kalau beruntung kamu juga bisa menemukan satwa liar seperti monyet. Pas kemarin kesana juga bisa liat mereka.. Sayangnya mereka lumayan jauh posisinya..

Bentuknya unik, curugnya tersembunyi di dalam hutan.

Oh iya, sebelum berangkat memulai petualangan jangan lupa sarapan ya.. Air minum juga harus siap sedia, Nah, bawa barang seperlunya saja. Dan jangan lupa jas hujan, ini penting loh.. Soalnya kemarin kita juga kehujanan.. Tapi ya tambah seru siih.. Becek becek gitu kan..

Masya Allah.. keren!

Karena jalan yang kita lalui itu licin, jadi pakai alas kaki yang tepat ya. Hindari sepatu atau sendal yang mudah bikin kamu kepleset. Intinya si cari yang nyaman dan aman..

(Ha-ha) Ahh pokok nya Indah bangett pemandangannya.. Masya Allah [^^]
Sekalian olah raga terus dapet bonus liat curug yang super Indah..

 

Traveling

Kuy Mampir ke Sapa Sapa Cafe Purbalingga!  

Udah 2018 aja yaa.. Yes! tahun baru, semangat baru..  Persahabatan yang dulu sudah ada jangan sampai terlupa,  ajak kumpul dan ketemuan biar makin erat tali nya ..tali persahabatan 😁😁

Ngga harus pergi ke tempat yang jauh,  yang penting nyaman dan asik buat kumpul.

Sudah pernah dengar Sapa Sapa Cafe? Sapa Sapa Cafe beralamat di Jalan Pasukan Pelajar No.4 Bancar Kec.Purbalingga Kab. Purbalingga.

Fyi klo belum pada tau, cek yuk cek

Tempatnya yang asik, nyaman, bersih dan full music bakal bikin kamu betah berlama lama disini.


Kamu bisa ngopi,  nyemil atau sekalian makan siang disini loh..  Range harganya dari Rp 5000 – Rp 20.000 sesuai pesananmu loh yaa..

Kalau lagi butuh waktu sendiri (red : me time) bisa lohh langsung gas ke Sapa Sapa Cafe. Biar fresh lagi, 

Traveling

Main-main ke Kendal, Jangan Lupa ke Pasar Ini. Unik loh.
Salah satu ayunan “favorit” pengunjung Pasar Karetan

Hayo tebak ini dimana? clue nya bertempat di Kendal. Hm banyak dolanan tempo doeloe, banyak kuliner-kuliner tradisional khas Indonesia, dan acaranya hanya setiap hari Minggu.
Penasaran kan ini dimana?
Jadi, tempat ini berada di Radja Pendapa Camp, Desa Segrumung, Meteseh, Boja-Kendal.
Ada yang udah tau kan pasti? yap Pasar Karetan.

Keramaian di Pasar Karetan

Pasar Karetan ini merupakan tempat yang keren dan asik banget. Tujuan adanya pasar ini adalah memberdayakan masyarakat lokal dan menghidupkan kembali budaya Indonesia, termasuk kuliner tradisional, dolanan tradisional plus kerajinan khas daerah juga ada.

Ada permainan egrang, berjalan dengan alas batok kelapa, dan masih banyak lagi

 

Jadi, kapan terakhir kamu bermain congklak?

 

Pasar Karetan ini memang kalo dari luar belum terlihat ramenya, tapi pas kamu masuk kawasan nya.. bakal kerasa banget auranya.

Nah disini tidak hanya penduduk setempat saja yang datang, tapi banyak yang sengaja datang dari luar kota.
Budaya Indonesia sangat terlihat disini, seperti orang Indonesia yang ramah-ramah, tak ada sekat walaupun berbeda daerah, agama, maupun suku. (rasanya perbedaan yang ada begitu Indah)

Oh iya sebelum kalian masuk ke pasar Karetan ini, tukarkan uang dengan girik (alat pembayaran yang digunakan di Pasar Karetan) biar bisa icip-icip kuliner tradisional yang bumbunya itu maknyus. Ada nasi pecel , dawet srintil,
nasi jagung, aneka jamu, kedai kopi juga ada, daaan masih banyak lagi 😀

Nasi pecel yang pasti bikin ngiler,

 

Tak harus mahal, Pasar Karetan ini bisa jadi alternatif kamu buat liburan dan refresh sejenak dari penatnya aktifitas. Untuk lokasi Pasar Karetan ini bisa kamu search di google map Radja Pendapa Camp. Pasar Karetan ini juga banyak spot cantik buat foto, lokasinya juga adem karena dikelilingi pohon-pohon. Mantap pokoknya, yang penasaran segera merapat yaa ke Pasar Karetan.

selamat berakhir pekan,
salam 🙂

Traveling

Ngintip Ukiran Keramik Banjarnegara Yuk!

Hai, masih seputar Banjarnegara ya..
Spot lain yang menjadi favoritku saat di Banjarnegara kemarin ketika mengikuti Famtrip Blogger dan Media yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara adalah berkunjung ke pusat Kerajinan Keramik.

Beberapa Pusat Kerajinan Keramik bisa kita jumpai di sepanjang Jalan Banjarnegara-Purbalingga. Nah, jadi selama ini aku sering melewati tempat -tempat ini ketika pulang atau perjalanan ke rumah, tapi ya ga pernah mampir (hehe). Kalau boleh jujur si, dulu mikirnya paling harganya mahal, jadi ya.. ga pernah kepikiran buat mampir.

Tapi, alhamdulillah akhirnya bisa tau isi didalam galery-galery yang terpampang (hehe) dan ternyata ga semuanya mahal loh, penasaran kan gimana kunjungannya? check this out guys!

(Keramik Khas Banjarnegara)

Ciri utama dari Keramik Banjarnegara adalah terletak pada ukirannya, ukirannya tegas dan banyak bolong-bolongnya atau lubangnya. warna yang digunakan adalah warna yang gelap.

Keramik ini merupakan salah satu kearifan lokal dari masyarakat yang patut diacungi jempol. karena sekarang keramik – keramik ini sudah diakui dikancah internasional. Ibu Yanti, salah satu pengusaha Kerajinan Keramik di Banjarnegara mengungkapkan beliau sudah beberapa kali mengikuti pameran diluar negeri. dan tentu banyak bersaing dengan produk dari negara lain, misalnya Vietnam.

Kunjungan kemarin pun, Ibu Yanti dengan senang hati membagikan ilmunya dengan kami. beliau yakin bahwa dengan membagi ilmunya ini, tidak akan membuat rezeki yang didapat akan berkurang. tak terkecuali tamu dari luar negeri yang sengaja datang untuk belajar tentang keramik lebih dalam. (keren ya!)


(Ibu Yanti bersama Dinas Pariwisata Banjarnegara)

Proses pembuatan keramik bermacam-macam, ada yang menggunakan teknik putar, cetak ada juga dengan teknik pilin. kemarin juga sempat diajak ke pabrik untuk melihat proses pembuatan keramik-keramik cantik yang terpampang di galery. (seru dah!)

Oh iya kalian ada yang pernah liat poci? iya poci yang mungkin sebagian kalian tau itu dari kota Tegal. Nah, ternyata eh ternyata poci-poci tersebut hampir 90% diproduksi di Banjarnegara loh.. 😀 ( ternyata yaa .. ) dan ini ini ternyata harga nya pun sangat bersahabat loh, harga untuk 1 pocinya adalah Rp 10.000.. (langsung kepikiran buat souvenir yahh .. haha). Selain poci, disana juga memproduksi asbak, guci,lilin, bangku (atau tempat untuk duduk) dan masih banyak lagi,


(poci-poci)

Nah buat kalian yang penasaran pengen mencoba buat keramik hasil karya sendiri, bisa loh.. disini kalian bisa belajar dan praktik langsung untuk membuatnya, cukup dengan Rp 15.000 – Rp 20.000 saja untuk setiap 2 jamnya..Belajar sabar, ulet plus mau bermain kotor-kotoran bisa kalian dapetin disini.


(Kak Idah sedang mencoba membuat keramik dengan teknik putar)

Buat para orang tua, pembelajaran ini juga sangat bermanfaat untuk anak-anaknya, dari pada terus mantengin gadget kan, lebih baik cari pengalaman langsung dengan berinteraksi dengan lingkungan.


(contoh keramik yang berbentuk lilin)

Semoga Kerajinan Keramik Banjarnegara bisa terus berkembang dan bisa menjadi kearifan lokal yang terus ada di masyarakat… (aamiin)

salam 😀

Traveling

Bikin Nagih! Main Kayak di Telaga Merdada

Menjadi sebuah kesempatan yang manis dan seru bisa berkunjung ke tempat wisata di Dieng, Banjarnegara. Kesempatan beberapa waktu lalu, diberikan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara dalam Acara Famtrip Blogger dan Media. Tempat-tempat yang kami kunjungi diantaranya Pusat Kerajinan Keramik, Melihat Pesona Batik Desa Gumelem, Bukit Scotter dan lain-lain. Salah satu spot favoritku adalah Telaga Merdada. Jadi Telaga merdada ini merupakan tempat wisata yang Asik Parah loh, dan rekommend banget buat refreshing ngademin otak, kalian bisa juga buat ngelupain kenangan sejenak (hehe).

Telaga Merdada ini berlokasikan di Desa Karang Tengah, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Nah, waktu itu aku bisa menyaksikan telaga tertutup sama kabut dengan sempurna.. that’s so amazed 😀

Kabut menyambut kami di Telaga Merdada

well ditempat ini kita bisa nyobain bermain kayak. Aselinya sih, pas awal rada ngeri, soalnya kan aku ga terlalu pandai berenang. tapi ngeliat temen-temen yang lain pada excited jadinya aku ketularan semangat buat mencoba.
Ternyata eh ternyata, setelah naik itu malah ketagihan. (haha)

wah, kesempatan seru ini alhamdulillah ga aku lewatin. Ada pembelajarannya juga loh, selain harus sabar kita juga harus jaga keseimbangan. jadi harus tenang (kalem wae.. )

Balapan siapa cepat yang bisa sampai ke dermaga

 

Oh untuk biaya masuk lokasi wisatanya? itu mah murah.. cukup dengan membayar Rp 5.000 per orang. Kalo untuk naik kayaknya si, cuma Rp 50.000 per kayak. Murahkaan ..
Eitss.. tenang ada instruktur nya juga kok yang siap mendampingi, alat keselamatannya juga lengkap ada pelampung plus helm..

Masih takut juga buat nyoba? Masa kalian kalah si sama aku, yang kecil plus imut ini? (haha)
selamat mencoba yaa…

salam 😀