Tips Agar Anak (Les) Tidak Mudah Bosan dan Cepat Menangkap dalam Belajar, No 4 Yang Paling Susah

Haloo, akhirnya tulisan ini muncul juga ya di permukaan, sefruit tips bagaimana agar anak les tidak mudah bosan dan cepat menangkap dalam belajar.
Ini beberapa hal yang saya lakukan, yang mungkin bisa dicoba oleh teman-teman. Masih jauh dari kata sempurna, tapi sangat bisa dicoba ya. Semangat!

1. Mengikuti Alur dan Sabar
Saat awal belajar, saya menanyakan ingin belajar apa hari ini. Meskipun saya tahu saya akan menemaninya belajar matematika, saya akan menanyakan subbab yang sedang dipelajari. Selain itu saya mempersilakan dahulu untuk dia bertanya tentang materi yang belum dipahami. Sesekali saya selingi dengan humor atau jokes biar tidak terlalu serius.

2. Memberikan Antusias Lebih
Saat menjadi tentor, saya selalu memberikan antusias lebih ketika sedang menemani belajar. Saya lebih ekspresif dan memberikan pujian kepada dia (anak les). Oh iya, kalau dia terlihat kurang semangat, biasanya saya melihatnya lebih tenang, menanyakan apakah ada hal yang ingin diceritakan/yang dipikirkan.

3. Saat Anak Les Sudah Mulai Tidak Fokus
Durasi les biasanya 90 menit, dan ketika memasuki menit ke 50-60 biasanya sudah mulai jenuh dan malas menghitung. Disini saya mencoba mencairkan lagi situasi belajar dengan becanda, menanyakan hobinya, minum/ngemil, memintanya untuk cuci muka atau menarik nafas. Intinya si mengumpulkan lagi kesadarannya biar kembali fokus. Ada juga yang kemudian inisiatif izin untuk mencuci muka biasanya.

4. Menggunakan Alat Bantu atau Mencontohkannya pada Kehidupan Sehari-Hari
Karena saya mengajarkan matematika, maka saya menggunakan alat yang ada di sekitar. Misalnya ketika menjelaskan persegi, keliling dan luas saya biasanya mengajarkan dengan hal hal yang serupa/mirip dengan persegi yaitu dengan menjelaskan konsepnya. Jadi tidak hanya membaca gambar yang ada di buku saja atau saya hubungkan dengan aktifitas sehari hari. Bab lain misalnya tentang kesebangunan, saya juga membuat/mencari alat bantu yang bisa lebih dipahami konsepnya oleh anak yaitu membuat dua bangun datar dengan ukuran yang berbeda.

5. Dekati Secara Personal
Di awal pertemuan/pertemuan pertama memang susah untuk mencari tahu minatnya atau kesukaannya, biasanya saya membicarakan game, film, mainan, ataupun lagu yang disukai. Usahakan untuk bisa masuk ke dalam dunianya. Nah, pada pertemuan selanjutnya, sebelum pembelajaran kamu sudah mencari tahu dahulu tentang kesukaannya tersebut. Tidak perlu banyak, hanya untuk sekedar selingan, agar dia (anak les) merasa bisa lebih terbuka dan dekat dengan kita sehingga suasana belajar akan lebih nyaman dan lebih cepat menyerap pembelajaran yang disampaikan.

Tambahan, biasanya kalau siswa/anak merupakan siswa sekolah dasar, saya harus lebih sabar dan lebih perhatian, jika siswa tingkat menengah pertama saya lebih menjadi kakak yang mengajari adiknya, jika siswa tingkat menengah atas saya lebih santai dan seperti seorang teman. Oh iya, saya juga membuka kesempatan apabila saudara/teman/anak sendiri ingin les privat dengan saya untuk daerah Kota Semarang (saat ini).

Sedikit tips dari saya, selebihnya terkadang saya menitipkan nama mereka dalam doa (cieee). Mungkin teman-teman ada yang punya tips yang juga jitu biar selama les/belajar tidak mudah bosan? Share di kolom komentar yaa, biar bisa menularkan ilmunya.. Shodaqoh jariyah,

Salam.

6 pemikiran pada “Tips Agar Anak (Les) Tidak Mudah Bosan dan Cepat Menangkap dalam Belajar, No 4 Yang Paling Susah”

  1. Belajarnya dengan main kuis.
    Waktu ngajar di Bimbel, itu acap kali daku pakai, jadi seru dan merekanya juga mudah menangkap pelajaran.
    Sukses selalu kak 😚

    Balas
  2. Aku pernah les privat begini. Memang keuntungannya jadi lebih paham dan lebih intensif dalam latihan soal. Tapi gak enaknya tuh..kalau gurunya gak komunikatif, rasanya “Kapan ini berakhirnya yaa..?”
    Keren kak Ros, ada sesi ice breakingnya begini… Guru yang dicintai siswa banget…

    Balas

Tinggalkan komentar