Masyarakat Adat Minangkabau, Masyarakat Adat Batak, Masyarakat Adat Miyah, Masyarakat Adat Awyu, Masyarakat Adat Suku O Hongana Menyawa dan masih banyak lagi merupakan penjaga bumi yang tersebar di seluruh negeri.
Pernah mendengar istilah Masyarakat Adat? Saya juga baru pernah mengetahuinya baru-baru ini saat mengikuti sebuah webinar mengenai “ Peran Masyarakat adat dan Komunitas Lokal dalam Menjaga Bumi” dan mendengarkan cerita yang sangat baru. Masyarakat Adat merupakan kelompok masyarakat yang memiliki sejarah asal usul dan menempati wilayah adat secara turun temurun (AMAN, 2021). Masyarakat Adat mempunyai identitas budaya, sistem nilai dan pengetahuan, wilayah adat, hukum adat dan kelembagaan adat.
Mengetahui bagaimana kondisi sekarang ini, ternyata wilayah-wilayah adat di Indonesia mulai berkurang dan berganti menjadi perkebunan maupun industri, sungguh miris dan sedih mendengarnya. Mempunyai wilayah untuk bertahan hidup juga merupakan hak setiap warga negara kan? Walaupun merupakan minoritas, diskriminasi seharusnya tidak dirasakan oleh Masyarakat Adat. Misalnya saja Masyarakat Adat Awyu di Papua yang berjuang menolak adanya perkebunan sawit karena kekhawatiran akan mengganggu kelangsungan hutan, air, flora dan fauna di wilayah adat. Penebangan hutan untuk perkebunan akan mengancam nasib Masyarakat Adat dan generasi anak cucu yang menggangtungkan hidup dari alam. Selain wilayah adat, tradisi adat yang kemudian punah karena tergerus zaman, seni tradisional yang juga kian tak dikenal oleh generasi muda juga menjadi hal miris lainnya.

Masyarakat Adat menjadi salah satu penjaga bumi yang tak terlihat. Bagaimana tidak, Masyarakat Adat dapat hidup berdampingan dengan alam seraya menjaga kelestarian alam.
Informasi terbaru mengenai Masyarakat Adat dapat teman-teman lihat di website Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Saat berselancar di website AMAN, saya menemukan banyak sekali cerita menarik yang membuat kagum. Masyarakat Adat dimanapun tetap menjalani kehidupan seraya berdampingan dengan alam. Sangat membuat iri ya? Meski peradaban kian maju, tidak kemudian membutakan mata dan tetap menjalani kehidupan tanpa merusak alam. Misalnya saja, berburu dengan alat tradisional, menenun dengan alat tradisional, tetap menanam pohon meski di masa pandemi.
Indonesia memang terdiri dari keberagaman lapisan masyarakat dari banyak penjuru. Seluruh elemen masyarakat Indonesia mempunyai hak hidup yang sama. Melihat sedikit mengenai bagaimana kehidupan Masyarakat Adat yang jauh dari kehidupan di perkotaan, namun hidup berdampingan dengan alam guna menyediakan banyak sumber daya alam yang selama ini tidak ada di daerah perkotaan. Saat hidup di daerah perkotaan, saya mulai menyadari bahwa sumber air sangat susah untuk di dapatkan. Sumber air benar benar terasa penting saat hidup di perkotaan. Sungguh berterima kasih kepada seluruh Masyarakat Adat yang ada di Indonesia, peran yang begitu bermakna bagi bumi ini yang sudah tidak muda lagi. Meskipun berbeda pulau, Masyarakat Adat juga merupakan saudara tak sedarah yang wajib kita bantu. Membantu tidak hanya dengan memberikan bantuan secara materil tetapi juga dengan hal lainnya, misalnya dengan mengetahui keberadaan Masyarakat Adat dan mendukung secara mental dan memberikan penghargaan bahwa Masyarakat Adat merupakan salah satu yang menjaga kelestarian bumi.

Menulis sedikit mengenai Masyarakat Adat dan menjadi bagian dari #EcoBloggerSquad merupakan hal yang baru dan membuat saya semangat untuk terus menulis. Berharap semoga Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal yang ada di Indonesia dapat hidup dengan tenang dan terus dapat menjaga alam di wilayah adat tersebut.
Salam.
masyarakat adat yang masih hidup dengan alam dan menolak segala jenis teknologi tuh keren banget. bukan menjaga alam saja, mereka juga menjaga tubuh mereka sendiri dari hal hal yang disebabkan penciptaan artifisial yang menjadi-jadi. harusnya sih pemerintah menghargai keputusan mereka dan ikut membantu melestarikan daerah di luar daerah adat 😁
Salut banget smaa masyarakat adat yang masih melestarikan budaya ran hidup berdampingan dengan alam… 🥰