Teknologi, AI dan Pembangunan Indonesia

Pernah melihat Thalasya Pov yang diklaim sebagai manusia AI pertama di Indonesia? Saat pertama saya melihatnya, saya sangat tidak percaya kalau Thalasya bukanlah manusia sungguhan. Thalasya, Manusia AI yang pintar nyanyi dan menjadi influencer saat ini. Daebak!

Source: grid.id

Kecerdasan buatan (AI) adalah memiliki keunggulan dapat merancang, menerapkan, memberikan saran, dan merencanakan masa depan planet kita dan keberlanjutannya secara lebih efektif. Teknologi seperti AI juga dapat membantu konstruksi yang lebih efisien, penggunaan sumber daya yang berkelanjutan, pengurangan dan pengelolaan limbah yang lebih efektif, dan banyak lagi.

Dengan menggabungkan AI dan pembangunan berkelanjutan, semua industri dapat menciptakan planet yang lebih baik dan memenuhi kebutuhan saat ini tanpa membahayakan generasi mendatang akibat perubahan iklim dan tantangan besar lainnya. 

Kecerdasan buatan dan tujuan pembangunan berkelanjutan

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Nature, AI dapat berkontribusi dalam mencapai 79% Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Teknologi ini dapat menjadi alat penting untuk membangun kota pintar yang mengedepankan ekonomi sirkular dan menggunakan sumber daya secara efisien.

Contoh nyata kontribusi AI terhadap keberlanjutan adalah pengelolaan lalu lintas. Penggunaan kecerdasan buatan dalam mobilitas perkotaan memungkinkan untuk memprediksi kemacetan lalu lintas dan menyarankan rute alternatif. Dalam mobilitas bersama, teknologi ini memprediksi permintaan kendaraan berdasarkan zona dan waktu. Artinya, perusahaan dapat menyesuaikan ketersediaan kendaraan sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Solusi ini tidak hanya memfasilitasi mobilitas tetapi juga meminimalkan dampak terhadap lingkungan.

Source: seva.id

Cocok banget ya untuk kota-kota besar di Indonesia yang sering Macet, seperti Jakarta, Surabaya, Semarang dan kota lainnya. Mobilitas akan semakin mudah dan ciri khas Indonesia akan macet juga akan hilang. Kaya cinta ke mantan, hilang.

Kemitraan antara kecerdasan buatan dan ekonomi berkelanjutan

AI juga dapat membantu meningkatkan efisiensi energi terbarukan. Perusahaan sudah menggunakan teknologi ini untuk menentukan ketersediaan harian fasilitas produksi energi (turbin angin, pembangkit listrik tenaga air, pembangkit biomassa, dll), memprediksi jumlah produksi energi yang akan dihasilkan selama beberapa hari ke depan, dan pada akhirnya mencegah dan mendiagnosis. malfungsi.

Selain sektor energi, ada banyak industri dan perusahaan yang dapat maju sekaligus berkontribusi terhadap bumi berkat AI. Misalnya, digunakan di bidang pertanian untuk membuat irigasi dan pemupukan lebih efisien. Berkat sensor kelembapan, suhu, dan pupuk, kecerdasan buatan dapat memprediksi kebutuhan tanaman.

smarty robotic farmers in agriculture futuristic robot automation to work to spray chemical fertilizer or increase efficiency; Shutterstock ID 1155509476

Sebagai negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah di bidang pertanian. AI dapat menjadi solusi inovatif untuk membantu petani dalam melakukan pemantauan yaitu dengan menggunakan drone, selain analisis gambar hiperspektral untuk pengendalian hama yang komprehensif.

Kecerdasan buatan dalam prediksi kesalahan 

Untuk industri, kecerdasan buatan menyediakan sistem penyimpanan, manufaktur, dan distribusi yang lebih efisien. Selain itu, sistem penglihatan buatan di bidang manufaktur juga dapat mendeteksi cacat pada jalur perakitan yang tidak terlihat oleh mata manusia, serta cacat keselamatan dan potensi bencana.

Aspek terakhir ini sangat penting dalam industri seperti konstruksi, yang mengutamakan keselamatan. Contoh penggunaan AI untuk meningkatkan keberlanjutan adalah teknologi yang dikembangkan pada mesin bor terowongan, yang merupakan mesin yang sangat kompleks. 

Kerusakan dapat menghentikan seluruh atau sebagian besar aktivitas bawah tanah. Proyek ini berfokus pada AI sebagai jenis prediksi. Memproses informasi berkelanjutan dari 3.000 variabel untuk memprediksi kapan kesalahan akan terjadi. 

Pembangunan di Indonesia bisa menjadi lebih terarah dengan adanya AI ini. Penghematan ekonomi dan efisiensi pembangunan diberbagai bidang yang belum pernah terjadi sebelumnya juga salah satu manfaat adanya kecerdasan buatan (AI) ini.

Source: ratu.ai


Sebagai makhluk yang diciptakan memiliki akal dan pengetahuan, sebaiknya bisa lebih meningkatkan kesadaran pengetahuan dan rasa percaya akan pemanfaatan AI. Ada banyak keunggulan terutama dalam sektor pembangunan di Indonesia yang akan meningkat dan lebih maju. Teman teman apakah tertarik untuk mengetahui kecerdasaan buatan lebih mendalam?

Salam.

Sumber :

  1. https://intellias.com/artificial-intelligence-in-agriculture/ 
  2. https://www.wipro.com/holmes/towards-future-farming-how-artificial-intelligence-is-transforming-the-agriculture-industry/

15 pemikiran pada “Teknologi, AI dan Pembangunan Indonesia”

  1. Ketika kecerdasan buatan dan ekonomi berkelanjutan bermitra… wah, bakalan luar biasa jadinya. Jujur saja saya sedang sering membayangkan bagaimana tahun depan akan ada beberapa kelangkaan akibat el nino ini.

    Balas
  2. Jadi keingat negara maju seperti Jepang atau Korea yang sudah banyak memanfaatkan AI. Di Indonesia pun sekarang mulai banyak apalagi yang kolabs antara teknologi ini dengan beberapa sektor meski masih belum maksimal karena sepertinya pendanaan buat penelitian2 masih kurang. Semoga nanti ada masanya negeri ini dipimpin org yang bisa lebih berfokus ke bidang pendidikan jadi bisa dipikirkan cara2 lain supaya bisa lbh berkembang lagi teknologinya yaa.

    Balas
  3. Cakep banget ya..
    Aku terpuau sama yang bisa menciptakan teknologi sehingga kebermanfaatannya menjadi lebih luas dan mempermudah pekerjaan manusia, tentunya.
    Teknologi AI dan perkembangannya semoga bisa semakin membawa dampak positif bagi kesejahteraan hidup manusia.

    Balas
  4. Kesadaran akan pentingnya pengetahuan dan kepercayaan dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) adalah kunci untuk memanfaatkan potensi besar teknologi ini. AI memiliki potensi besar untuk mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor pembangunan. Dengan pengetahuan yang tepat, kita dapat memahami cara memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan inovasi.

    Balas
  5. Pergunakan AI untuk hal yang bermanfaat, tapi jangan sampai terlalu ketergantungan juga. Karena walau bagaimana pun pasti ada bedanya dengan kecerdasan alami

    Balas
  6. Emang keren ya teknologi kecerdasan buatan ini. Sangat mendukung upaya pencapaian target pembangunan nasional. Namun, setiap hal ada dua sisi bukan? Nah..sisi negatif nya juga perlu diwaspadai agar tdk disalahgunakan oleh org2 tak bertanggung jawab..

    Balas
  7. Ya semoga saja ya kemitraan teknologi AI bisa memberi manfaat yang besar terhadap perkembangan teknologi indonesia, dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan serta hal-hal yang tidak baik

    Balas

Tinggalkan komentar