Mata Kering dan Merah, Musuh Saat Berlama Lama Menatap Laptop

Mata perih udah kaya jadi makanan sehari-hari karena saya lagi stay on laptop mungkin lebih dari 7 jam setiap hari. Bayangin kaya apa lelahnya mata hayati, rasanya pengen healing buat cuci mata tapi masih harus sabar. Jadi, baru bisa kucek-kucek mata deh sambil ngelanjutin sisa pekerjaan saya di depan laptop.

Cuci mata seperti pakaian saja ya, dicuci dan dijemur. Mata sendiri adalah salah satu organ tubuh yang sangat penting karena fungsinya yang sungguh vital, yaitu digunakan untuk melihat. Melanjutkan cerita saya, terkadang saat sudah lama menatap layar, saya tidak sengaja mengucek mata hingga akhirnya mata saya menjadi merah. Ternyata hal tersebut merupakan salah satu ciri/gejala mata kering, sungguh mengganggu bukan. Saya kemudian mencari beberapa sumber pada jurnal ilmiah tentang penyakit mata kering atau PMK. 

Penyakit Mata Kering

Penyakit mata kering (PMK) adalah penyakit multifaktorial air mata dan permukaan mata dengan gejala tidak nyaman, gangguan penglihatan, dan ketidakstabilan tear film yang berpotensi merusak permukaan mata. Sekitar 5%-34% penduduk di dunia menderita mata kering, angka kejadiannya meningkat seiring usia. Penyakit mata kering diklasifikasikan berdasarkan etiopatologinya, yaitu mata kering defisiensi aqueous (MKDA) dan mata kering evaporasi (MKE). Dalam penelitian juga disebutkan gejala mata kering adalah kering dan rasa berpasir pada mata. Gejala tambahan seperti rasa panas atau gatal, sensasi benda asing, air mata berlebihan, nyeri dan mata kemerahan, dan fotofobia. Dapat diikuti dengan gangguan penglihatan dan memburuk saat kelembapan rendah dan suhu tinggi (Elvira, 2018).

Penelitian lain menyebutkan pada penderita mata kering, dapat dikategorikan pada beberapa studium/level. Pada stadium awal sindrom mata kering mungkin tidak berbahaya, namun pada fase lanjut dapat menimbulkan kerusakan bola mata. Penalaksanaan sindrom mata kering dapat berupa Self-Care at home seperti humidifier, Hot Compres, eye exercise, dan dapat berupa medical treatment seperti obat pelumas mata (lubrikan). Pada awal perjalanan sindrom mata kering, penglihatan sedikit terganggu. Pada kasus lanjut dapat timbul ulkus pada kornea, penipisan kornea, dan perforasi. Kadang-kadang terjadi infeksi bakteri sekunder, dan berakibat parut dan vaskularisasi pada kornea, yang sangat menurunkan penglihatan dan bahkan sampai menimbulkan kebutaan (Jannah, 2022). Serem banget ini kalau kita tetep cuek sama masalah mata kering.

Solusi dari Mata Kering

Saya akhirnya coba search kira-kira langkah apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi mata kering. Langkah untuk mengatasi mata kering dapat menggunakan obat tetes mata, menjaga kelembaban lingkungan, dan meminimalkan paparan pada layar komputer. Insto Dry Eyes adalah salah satu merek tetes mata yang dirancang khusus untuk membantu mengatasi mata kering. Produk ini mengandung zat yang dapat memberikan kelembapan pada mata atau dapat melumasi mata agar tidak kering. 

Solusi Mata Kering dengan Insto Dry Eyes

Setelah dicoba mata saya terlihat lebih ringan dan gatal berkurang hingga kembali fresh. Meskipun demikian saya mempunyai saran saat menggunakan Insto Dry Eyes ini yaitu membaca instruksi penggunaan, memperhatikan efek samping, tidak menggunakan secara berlebihan dan perhatikan tanggal kadaluarsa. Jika mata kering terus terjadi secara berkelanjutan, alangkah lebih baiknya konsultasi dengan dokter mata. 

Menjaga kesehatan memang tidak semudah yang dibayangkan ya. Tapi akan lebih baik saat kita bisa mencegah kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Menyepelekan mata kering ternyata bisa berakibat fatal, semoga kita tetap terjaga dimana saja dan kapan saja. Share di kolom komentar bagaimana teman-teman mengatasi permasalahan mata yang mungkin akan sangat bermanfaat untuk orang lain.

Salam.

Sumber:
ttps://media.neliti.com/media/publications/398920-penyakit-mata-kering-8f4f28ee.pdf
https://ojs.unimal.ac.id/averrous/article/view/8915

 

25 pemikiran pada “Mata Kering dan Merah, Musuh Saat Berlama Lama Menatap Laptop”

  1. Benar sekali, mata kering sering terjadi ketika berlama-lama di depan layar. Saya pun merasakan ketika harus berhadapan lama dengan layar untuk mengerjakan tugas. Dari artikel ini saya mendapat solusi untuk mengatasi mata kering ketika berhadapan dengan layar

    Balas
  2. Bener banget, kalau udah kelamaan melihat laptop, mata jadi terasa kering. Bahkan udah berkedip pun masih gak nyaman. Sebaiknya pakai Insto Dry Eyes supaya mata segar lagi.

    Balas
  3. Pernah banget rasain rasa berpasir pada mata, sampe mintol ke Ibu unk di hembusin.
    tapi ternyata setelah pake ini (beli di apotek) jadi baikan sekarang, wah bermanfaat banget 🙂

    Balas
  4. Makin ke sini makin banyak awar tentang kesehatan. Mikirnya buat ke depan. Termasuk gejala mata kering juga. Karena bagaimanapun juga mata merupakan aset tubuh yang sangat penting.

    Balas
  5. Sebagai pekerja digital yang banyak berlama-lama di depan layar ya. Memang gak nyaman ihh kalo matanya kering gitu. Sediakan produk yang tepat deh paling bener sehingga ngebantu yha untuk diteteskan saat dibutuhkan.

    Balas
  6. Serem banget ya Kak kalau kita tidak menjaga kesehatan mata ini. Penyakit-penyakit seperti mata kering ternyata dampaknya gak main-main. Penting nih untuk selalu memperhatikan kesehatan mata, terlebih lagi bagi yang sering berlama-lama di depan gawai.

    Balas
  7. Kalau lagi stay di depan laptop tuh suka ngebayangin nyamannya kerja dengan view pantai misalnyaa..
    Hehehe, kan ngayal dulu yaa.. Kalau mata sepet, pegal dan terasa perih, kudu banget gercep meneteskan Insto Dry Eyes. Aku jadi belajar banget kalau gak boleh mengabaikan alarm tubuh, terutama mata.

    Balas

Tinggalkan komentar