Meta deskripsi: make up abal-abal sekarang sangat mudah ditemukan. Lebih baik berhati-hati dan selalu waspada pada bahan berbahaya pada make up. Carilah informasi mengenai make up yang hendak dipakai.
Make up menjadi salah satu kebutuhan yang saat ini selalu ada di dalam tas setiap wanita. Menggunakan make up merupakan bentuk penghargaan pada diri sendiri, jadi tidak hanya keluarga yang dirawat tetapi diri sendiri juga perlu dirawat. Saat ini saya sedang senang sekali menggunakan make up natural. Karena hasilnya yang tetap cantik tetapi tidak terlalu mencolok. Banyaknya make up abal-abal atau tiruan saat ini, menjadikan kita harus waspada akan bahan-bahan yang terkandung pada produk make up tersebut.
[ez-toc]
Bahan Berbahaya Make Up Abal-Abal
Banyak yang sekarang sudah mulai waspada dengan bahan berbahaya yang terkandung pada make up seperti merkuri, hidroquinon, formalin, phthalates, timbal dan lain sebagainya. Melihat banyaknya kejadian atau pengalaman beberapa teman yang ternyata menggunakan merkuri ini, yang kemudian membuat wajah bukannya jadi cantik malah lebih parah dari sebelumnya. Berikut ini beberapa penjelasan terkait dengan bahan berbahaya yang terkandung di dalam produk make up:
Merkuri
Di awal pemakaian biasanya bisa membuat wajah glowing dalam hitungan hari. Saat pemakaiannya dihentikan, dapat menyebabkan ruam, jerawat, kemerahan dan lain sebagainya. Bahan merkuri biasanya ditambahkan pada eye shadow, blush on, dan bedak sebagai bahan pengawet. Terkadang juga ditemukan di krim pemutih.
Paparan merkuri yang terhirup masuk ke paru-paru akan menyebabkan batuk, susah napas, mual, muntah, atau gusi berdarah. Lebih seramnya lagi paparan merkuri dapat merusak otak, sistem saraf, dan ginjal. Saat membeli make up, lihatlah apa ada kandungan merkuri di dalamnya. Biasanya menggunakan istilah “calomel”, “mercuric” atau “mercurio”.
Hidroquinon
Bahaya hidroquinon adalah dapat mengurangi sel yang memproduksi zat pewarna melanin. Ada takaran khusus untuk penggunaan bahan ini yaitu tidak lebih dari 2%. Tetapi bahan ini tetap tidak dianjurkan untuk pemakaian jangka panjang. Nama lain dari hidroquinon yang tertera dalam produk biasanya adalah “tocopheryl acetate”. Bahaya penggunaan hidroquinon jangka panjang adalah ochronosis, yaitu kelainan pigmentasi yang menjadikan kulit mengalami bercak hitam kebiruan. Wajib berhati-hati apalagi untuk kesehatan jangka panjang.
Formalin
Formalin atau sering diketahui biasa digunakan untuk mengawetkan jenazah. Formalin ternyata berbahaya karena memicu kanker. Jenis make up yang biasanya berisi formalin adalah sunscreen, sabun, lotion dan lain sebagainya. Terlalu lama atau terlalu sering terpapar bahan kosmetik berbahaya ini dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit yaitu gangguan pernapasan, mual dan muntah, iritasi kulit, perih pada mata, hidung, dan tenggorokan, hingga kanker.
Timbal
Agak terkejut tetapi memang banyak ditemukan dilapangan. Salah satu bahan kosmetik berbahaya yang juga sering ditemukan adalah timbal. Logam beracun ini kerap digunakan dalam produk lipstik. Ngeri sekali ya, apalagi saya sangat suka koleksi lipstik. Timbal dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh seperti hati, ginjal, otak, tulang. Pada wanita hamil, paparan timbal dalam kadar tinggi dapat menyebabkan keguguran dan berat badan lahir bayi rendah.
Ciri – Ciri Make Up Abal – Abal
Produk yang aman bagi wajah harus menjadi prioritas utama, sebagaimana diketahui wajah itu aset jangka panjang yang harus dijaga. Apa saja yang harus diwaspadai atau tanda dari make up abal-abal? Berikut ini ciri-ciri make up abal-abal yang bisa diperhatikan secara seksama:
Tidak terdaftar di BPOM
BPOM merupakan Badan Pengawasan Obat dan Makanan, setiap produk make up wajib lulus uji BPOM ini yaitu sudah terdaftar dan mendapat izin edar dari BPOM. Produk yang telah mendapat izin edar tersebut bisa dipastikan bebas dari berbagai bahan kosmetik berbahaya.
Aromanya sangat menyengat
Produk makeup yang memiliki aroma menyengat pada saat dibuka harus diwaspadai. Dikhawatirkan produk makeup tersebut mengandung bahan kimia yang membuat aromanya menjadi menyengat, sehingga berbahaya jika diaplikasikan pada wajah. Bahan-bahan yang terkandung dalam make up abal-abal biasanya lebih tinggi kadarnya. Biasanya akan timbul rasa tidak nyaman, entah dari bau yang ditimbulkan atau adanya tanda iritasi. Bisa saja timbul gatal – gatal, kemerahan hingga terasa mengganggu.
Tekstur yang kasar dan tak meyakinkan
Ini adalah hal yang paling bisa dicermati dari make up yang abal-abal. Produk makeup yang aman memiliki tekstur yang lembut, sehingga aman untuk digunakan. Apalagi jika sudah paham sekali dengan brand tersebut. Tetapi jika menemukan produk makeup yang memiliki bertekstur kasar dan tidak seperti make up yang biasa digunakan, maka harus waspada make up tiruan atau abal-abal. Ini sering tanpa sengaja saya temui apalagi jika harganya lebih murah. Jadi produk make up nya hanya tiruan saja.

Mengalami perubahan warna
Idealnya, produk makeup apa pun tidak akan mengalami perubahan warna apabila disimpan atau pun digunakan secara rutin. Hal ini karena memang tidak ada bahan-bahan yang bisa mengubah warna pada makeup tersebut, sehingga tetap bisa digunakan dengan aman. Mungkin akan berbeda jika kamu menggunakan produk makeup abal-abal yang mengandung merkuri. Jelas saja ini akan sangat berbahaya apabila digunakan pada kulit wajah
Harganya terlalu murah
Terkadang merasa tergiur saat ada potongan harga atau diskon dari produk make up yang kita inginkan. Tapi ternyata, harusnya patut curiga karena harganya yang tidak sesuai dengan harga biasanya. Beberapa kali saya juga membeli produk make up dengan harga yang lebih murah tetapi malah yang saya dapatkan adalah produk make up abal-abal atau tiruan. Duh rugi dong! Oleh karenanya, sebelum membeli harus cek harga terlebih dahulu di akun official produk atau toko yang sudah terpercaya.
Jadi produk make up yang menggunakan bahan berbahaya dapat merusak kulit dan juga bisa membahayakan kesehatan naik fisik maupun mental. Sehingga waspada akan produk make up yang menjanjikan hasil instan alangkah lebih baiknya dihindari. Jika teman-teman mengalami berbagai keluhan atau efek samping seperti gatal, ruam, kemerahan atau lainnya segera konsultasi dengan dokter kulit atau dokter SpKK. Mencegah lebih baik dari pada mengobati bukan?
Salam.