Serunya Jalan-Jalan ke Lawang Sewu di Akhir Pekan

Sudah berapa kali ke Lawang Sewu? Teringatnya ini salah satu destinasi saya kunjungi di tahun pertama saya di Semarang (tahun 2013). Ternyata sudah lama ya,

Lawang Sewu adalah gedung bersejarah milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang awalnya digunakan sebagai Kantor Pusat perusahaan kereta api swasta dan Lawang Sewu ini merupakan ikonik dari Kota Semarang. Letaknya bersebrangan dengan Tugu Muda atau lebih tepatnya di Jalan Pemuda, terlihat megah dari luarnya dan seperti namanya, bangunan ini terdiri dari banyak pintu (dalam bahasa jawa adalah lawang). Lawang Sewu terus dijaga dan dipelihara baik oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Untuk tiket masuk dewasa/mahasiswa mulai Januari 2022 ini sudah naik menjadi Rp 20.000,-.

Dulu sangat terkenal dengan ruang bawah tanahnya. Saya masih ingat beberapa teman saya yang berhasil masuk ruang bawah tanah waktu itu. Ruang yang digunakan sebagai tempat eksekusi massal dari para tahanan ketika Jepang kalah pada Perang Dunia II (penjara bawah tanah), padahal dulunya merupakan tempat saluran air. Oh iya, sekarang sudah tidak lagi di buka untuk umum karena sedang direnovasi katanya. Serem kata mereka, karena saat menuju pintu keluar harus bisa melewati jalan yang lumayan sempit (harus bergantian).

Nah, berjalan di sekitar Lawang Sewu, akan ditemui berbagai tulisan bersejarah tentang Bangunan Lawang Sewu ini (tempat wisata sejarah), disajikan juga bagaimana perjalanan PT Kereta Api tempo dulu hingga sekarang. Selain itu, berkeliling Lawang Sewu bisa menjadi alternatif buat olahraga juga. Bayangkan saja, harus berjalan kaki dari satu bangunan ke bangunan yang lain, dari satu lantai ke lantai yang lain. Cukup membuat saya, lelah berjalan.

Weekend kemarin, saat saya mengunjungi Lawang Sewu ada pertunjukan musik keroncong di tengah tengah area Lawang Sewu (di bawah pohon). Suasana yang mendung, alunan musik keroncong yang indah di bawah pohon yang rindang di tengah tengah bangunan nan megah dan bersejarah menjadi pemandangan yang epik menurut saya. Kombinasi yang sempurna, ditambah dengan banyaknya jajanan yang bisa di beli dan langsung disantap. Saat berkeliling, ada beberapa UMKM yang diizinkan untuk berjualan disana. Ada aneka oleh-oleh khas Semarang, gantungan kunci, tas, pakaian, ada juga sewa kostum disana. Bangunannya masih bagitu kokoh dan penuh dengan history. Nggak rugi menurut saya, kalau sesekali kesini. Saya jadi teringat pernah kesini juga saat ada pesta pernikahan, tapi lupa moment apa waktu itu bisa kesana padahal saya bukan tamu undangan.

Piknik ke Lawang Sewu

Cuaca di Kota Semarang akhir-akhir ini memang sedang tidak stabil. Kemarin lusa saja, hujan dari pagi hingga siang, terkadang juga hanya hempasan angin yang begitu riuh menjadi alunan musik di pagi hari. Tak jarang air nya sedingin air di Bandungan. Jadi, harus selalu sedia vitamin dan juga harus terus menjaga kesehatan masing-masing. Pakailah pakaian yang nyaman dan hangat dan terus pake maskernya ya,

Salam.

Tinggalkan komentar