Sudahkah kita bangga menjadi bagian dari Indonesia?

Menjadi bagian kecil (red: penduduk) Indonesia menurut saya merupakan anugrah terindah dari Tuhan. Indonesia merupakan sebuah negara yang sudah merdeka sejak 1945. Kemerdekaan tersebut merupakan sebuah perjuangan dan pengorbanan baik tenaga, pikiran maupun materi yang dilakukan oleh para pahlawan dan harus selalu kita kenang jasa-jasanya karena tak mudah untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Bangga menjadi bagian dari Indonesia merupakan sikap yang harus ada pada setiap warga negara Indonesia. Banyak sekali hal dimiliki oleh Indonesia dan sudah diakui hingga di kancah Internasional. Ini dia alasan mengapa kamu harus bangga menjadi bagian dari Indonesia:

  • Masyarakat Indonesia yang terkenal akan tata krama, sopan santun dan keramahannya.
    Saya pernah bertemu dengan beberapa teman dari beberapa negara (diantaranya Zimbabwe, Thailand, USA). Hal pertama yang selalu disebut tentang Indonesia adalah penduduknya/masyarakatnya. Selalu tersenyum saat berbicara, menghargai lawan berbicara, mengawali pembicaraan selalu dengan sapaan dan selalu menyapa satu dengan lainnya saat berpapasan di jalan.
  • Rasa kebersamaan dan persatuan yang dijunjung tinggi.
    Seperti yang kita tahu bahwa Indonesia memiliki keberagaman yang sangat bermacam-macam. Mulai dari agama, suku, budaya, bahasa, adat, kebiasaan masyarakatnya, kuliner dan lainnya. Hebatnya, perbedaan yang ada tidak membuat masyarakat saling menjatuhkan atau merasa paling benar. Semua lapisan masyarakat dapat memahami dan menghargai satu dengan lainnya. Sehingga lahirlah semboyan negara kita “Bhineka Tunggal Ika”.
  • Banyak surga kecil yang dimiliki Indonesia.
    Berkeliling Indonesia mungkin tidak cukup dalam waktu satu bulan. Karena kondisi geografisnya yang terdiri dari banyak pulau yang kemudian membutuhkan waktu untuk mengeksplor keseluruhan wilayah Indonesia. Meski belum sempat keliling Indonesia terutama ke tempat tempat wisatanya, keinginan untuk bisa berkeliling Indonesia sudah masuk dalam bucket list saya sejak lama.
  • Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke-4 di dunia.
    Dengan jumlah yang tidak sedikit, masyarakat Indonesia tetap dapat bersatu dan memiliki rasa persaudaraan yang tinggi. Sangat disyukuri karena kita bisa terus rukun dan tidak ada konflik yang terjadi baik antaragama, budaya maupun kebiasaan masyarakatnya. Karena damai itu indah, bukan?
  • Masyarakat Indonesia mempunyai kepekaan yang tinggi, saling menghargai dan gotong royong jika ada saudara yang membutuhkan bantuan.
    Saling membantu sesama masyarakat Indonesia, baik dalam hal materi, tenaga dan waktu adalah hal yang membuat saya kagum dengan masyarakat Indonesia. Apalagi di era pandemi seperti ini, saya sering melihat banyak masyarakat yang membantu satu dengan lainnya, sekedar memberikan makan siang, atau membeli jualan yang dijajakan. Ada juga yang memberikannya di hari jum’at dengan menggunakan nasi kotak, ada juga dari masyarakat yang sengaja menggantung makanan di gerbang dan membiarkan orang yang membutuhkan untuk mengambil. Apalagi disaat bulan Ramadhan, keindahan akan berbagi semakin terlihat.

Poin-poin di atas merupakan beberapa hal yang sudah diajarkan dalam Pancasila. Yap, dasar negara kita. Nilai-nilai luhur yang diajarkan 5 sila pada Pancasila merupakan nilai luhur yang digali dari budaya bangsa dan memiliki nilai kehidupan manusia yang berlaku sepanjang zaman. Selain menjadi dasar negara, Pancasila juga merupakan ideologi bangsa, pandangan dan falsafah hidup yang harus dijadikan pedoman bangsa Indonesia dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kegiatan Gathering Netizen MPR RI yang telah diselenggarakan oleh MPR pada tanggal 9 Oktober 2021 lalu di Semarang, merupakan kegiatan yang bisa menjadi pengingat kepada kami (khususnya generasi muda Indonesia) agar selalu mengingat perjuangan yang telah dilakukan oleh para leluhur, selalu mencintai negara sendiri dan terus mempertahankan apa apa yang sudah diwariskan oleh para leluhur. 4 Pilar MPR RI juga disampaikan pada kegiatan ini, dimana pilar-pilar ini merupakan bagian terpenting untuk Indonesia. Pilar-pilar tersebut diantaranya Pancasila, UUD RI 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Dengan berkembangnya teknologi juga, kita sebagai generasi penerus harus mampu mempertahankan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para leluhur kita. Menghargai budaya lain merupakan hal yang bagus, namun mempertahankan budaya sendiri merupakan hal yang wajib.

Bijak bermedia sosial juga menjadi topik pembicaraan pada kegiatan tersebut. Karena bijak bermedia sosial merupakan hal yang perlu mendapat perhatian serius dari semua kalangan. Sebagai contoh: komentar pada media sosial yang sering menjadi pemicu kesalahpahaman. Karena kita tahu komentar/bahasa tulisan merupakan bahasa yang sangat memiliki banyak arti. Kadang komentar yang menurut kita merupakan hal yang wajar, ternyata tidak demikian di mata orang lain. Media sosial bisa menjadi pisau bermata dua, karenanya sebagai pengguna media sosial harus bisa memanfaatkan dengan baik, tetap berhati-hati dengan hoax/berita bohong dan tetap menjaga persatuan yang telah lama diperjuangkan oleh para pahlawan.

Salam.

13 pemikiran pada “Sudahkah kita bangga menjadi bagian dari Indonesia?”

    • setuju banget… bahagia banget melihat gotong royong dan rasa peduli masyarakat Indonesia yang sering bikin iri negara lain, hehe

      Balas
  1. Aku kadang gini lho mba, aku benar nggak ya orang Indonesia ha ha ha . Kebayang yang asli Indonesia dulu itu suku apa ya. Tapi akh nikmati aja yang ada dengan rasa cinta penuh syukur aku ada di negeri yang beraneka adat, budaya dan agama tapi senyum pada semua adalah utama

    Balas
  2. Aku juga bangga dong menjadi bagian dari negara Indonesia. Setuju banget bahwa kita harus bijak berpendapat, termasuk di media sosial. Berpendapat asal di dunia nyata, mungkin hanya orang-orang yang mendengar saja yang tahu. Nggak ada rekam jejaknya kecuali memang ada yang sengaja merekam. Beda dengan di media sosial. Jejaknya terekam hingga bisa terbaca oleh jutaan orang. Kan malu ya, kalau sampai viral sedunia gara-gara berpendapat yang merendahkan orang di media sosial. “Orang mana sih, itu?” “Oh itu orang Indonesia.” Aduh … Kan malu, ya.

    Balas
  3. Sampai saat ini aku bangga sama Indonesia.. terlepas dari netizen yg seringnya merasa selalu benar. Tapi makin banyak juga jiwa muda yg berkarya dan mengharumkan nama bangsa

    Balas
  4. Keramahan penduduk Indonesia sudah diakui dunia. Maka, kita wajib bangga dengan kebudayaan bangsa Indonesia dengan semua culturenya.
    Yang harus diperkuat adalah persatuan dan kesatuannya agar tidak mudah terpatahkan persaudaraan rakyat Indonesia.

    Balas
  5. Aku pribadi bangga banget sebagai bagian dari Indonesia. Meski kadang dunia masih ada yang berpikir negatif tentang Indonesia, tapi bagiku Indonesia tetap luar biasa. Apalagi masyarakatnya yang tinggi jiwa sosialnya.

    Balas
  6. Apapun yang terjadi selalu bangga menjadi warga negara Indonesia, negara dengan ratusan juta penduudk, berbagai macam adat istiadat, budaya, alam yang super indah, dan semua yang dimiliki Indonesia baik kurang maupun lebihnya.

    Balas

Tinggalkan komentar