Selasa kemarin, saya mengikuti sebuah webinar “Pelatihan Lingkungan Hidup Bagi Pemuda Tahun 2022” yang dimulai dari pukul 09.00 WIB dan seperti biasanya dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sudah lama sekali, sejak biasanya setiap minggu mendengarkan saat upacara dulu, rindu juga ya.
Dengan mengangkat tema “Meningkatkan Peran Aktif Pemuda Sebagai Agen Perubahan untuk Pelestarian Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan”. Narasumber yang menyampaikan materi adalahBapak Pramu Risanto, MM (Staff Ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI), Prof.Dr. Henita Rahmayanti, M.Si (Koordinator Prodi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup UNJ) dan Bapak Rudi Hartono, S.Pd. (Pemuda Pelopor Nasional Bidang SDA Lingkungan dan Pariwisata Penerima Kalpataru 2022.
Acara yang diadakan oleh Kemenpora ini merupakan acara yang dipersembahkan untuk pemuda Indonesia agar menjadi pemuda yang lebih mencintai lingkungan. Isi materinya daging semuanya, mengingatkan kita bahwa saat ini Indonesia menjadi negara terbesar ke2 penyumbang sampah di laut. Sangat sedih saat mendengar fakta ini, mengingat laut Indonesia memiliki laut yang begitu luas. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang juga sangat banyak menjadi salah satu faktor mengapa sampah begitu banyak dan menggunung.
Lalu, apa yang sebenarnya bisa dilakukan oleh kita sebagai pemuda generasi penerus bangsa menanggapi hal ini?
Berikut beberapa langkah yang bisa kita lakukan agar nantinya anak cucu bisa tetap menikmati keindahan Indonesia, menikmati SDA Indonesia yang sangat kaya ini.
1. Mengkonsumsi barang berdasarkan kebutuhan (bukan menuruti keinginan)
2. Menanam pohon (reboisasi)
3. Melestarikan keanekaragaman hayati
4. Hemat air dan energi
5. Menggunakan energi yang ramah lingkungan (tenaga surya, angin dan air)
6. Memanfaatkan sumber listrik tenaga non-fosil (PLTA, biogas, biofuel, dll)
7. Beralih menggunakan sumber energi yang rendah emisi (memakai gas elpiji)
8. Menonaktifkan AC dan beralih kepada kipas angin
9. Jangan membakar sampah
10.. Hindari pembakaran hutan dan lahan.
Selama acara disampaikan juga bahwa kita harus mulai mencintai alam mulai dari sekarang, mulai dari hal kecil dan mulai dari diri sendiri. Langkah kecil lainnya dalam kehidupan sehari-hari yang dapat membawa dampak besar pada alam yaitu pilah sampah dari rumah, kurangi mengkonsumsi produk sachet atau renteng, membawa sapu tangan, menegur orang yang membuang sampah sembarangan, mengajak teman untuk mengelola sampah. Diakhir acara kami diberikan post test yang berhubungan dengan alam dan kegiatan webinar ini. Semoga saja, semakin banyak pemuda yang mengetahui kondisi alam kita sekarang ini, jadi semakin banyak yang lebih peduli.
Salam
Alhamdullillah sebagai generasi yg pernah muda.. Setidaknya 7 dari 10 tips tersebut sudah saya terapkan..
Penting bangedd webinar kayak gini, supaya anak Muda semakin diingatkan akan pentingnya lingkungan
Mau ikut webinar tentang lingkungan, tapi malu sama umur. Kenapa harus dibatasi ya? Padahal isu lingkungan ini harus diteruskan lintas generasi*
seruuu banget webinar yg bahas tentang lingkungan. semoga bisa diterapkan di realitanya yaa kak! Makasih udah sharing
Melek lingkungan dan melek teknologi jadi tantangan anak muda zaman sekarang ya kak. Ikut program-progam pengembangan lingkungan bisa jadi salah satu pemantik minat untuk menjaga lingkungan. 😇
poin yang ‘jangan membakar sampah’ harus benar-benar disosialiasasikan kemasyarakat. di tempat saya sendiri hampir semua tetangga membakar sampah. bukan hanya bahaya untuk lingkungan, tapi juga untuk kesehatan.
Saya kira energi solar masuk dalam ramah lingkungan
Saatnya beralih ke kendaraan listrik.. sepeda, motor dan mobil listrik.. walau masih mahal, setidaknya kita mulai beralih ke kendaraan listrik yang murah, seperti sepeda motor untuk berkendara jarak dekat.
Semoga generasi mendatang bisa lebih peduli lingkungan. Ini memang pekerjaan rumah buat kita generasi sekarang.
sebagai generasi muda, memang harus dapat berperan dalam hal apapun demi kemajuan bangsa termasuk peduli terhadap lingkungan
sepakat mbak, yuk tunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi yang akan melakukannya, mulai dari hal yang kecil dari diri sendiri
Setuju sekali. Harusnya sosialisasi atau webinar tentang lingkungan haris digalakkan lagi. Agar banyak orang yang sadar.